Kelas XII

ALIRAN SENI RUPA/PERKEMBANGAN SENI RUPA MODERN

I.Pendahuluan

Mempelajari seni rupa  pada dasarnya mempelajari peradaban manusia.

Sejarah peradaban  tidak dapat dipisah-pisahkan,  karena  pada  dasarnya

kesenian  antar  bangsa  memberi  dan  menerima  pengaruh.  Namun  untuk
mempermudah  cara  mempelajarinya  perlu  diadakan  pengelompokkan.

Secara  kronologis  sejarah  seni  rupa manca negara/ dunia dapat dikelompokkan  sebagai berikut.
1.Seni Rupa Timur Purba
a.Seni Mesir.
b.Seni Mesopotamia.
c.Seni Mediterania.
2.Seni Rupa Eropa Klasik.
a.Seni Yunani
b.Seni Romawi.
3.Seni Abad Pertengahan.
a.Seni Masa Pembenyukan
b.Seni Masa Gemilang.
c.Seni MAsa Kemunduran.
4.Seni Renaissance
a.Seni Renaissance.
b.Seni Barok.
c.Seni Rococo.
5.Seni Modern.

Para ahli berpendapat bahwa seni rupa Barat modern  pada dasarnya bersumber dari zaman Yunani dan Romawi
yang disebut zaman Klasik. Kebudayaan Yunani tersebut dibawa ke Eropa Barat melalui Roma.
Perkembangan  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi  pada awal  abad  ke-19  menyebabkan  munculnya  berbagai
produk. Keadaan ini akhirnya mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, tak terkecuali di bidang seni rupa.
Perhatian  manusia  cenderung  pada  hal-hal  yang    bersifat material,  hal  ini  menyebabkan  pemberontakan
seniman.  Pemberontakan  seniman  termanifestasikan  dalam bentuk-bentuk  kreativitas,  sehingga  di  dunia
perkembangan seni  rupa  lahir aliran-aliran dalam  seni rupa yang saling menerusakan  atau menentang  aliran-
aliran sebelumnya.

II.ALIRAN SENI RUPA

1.Aliran Klasik

Aliran ini berkembang pada awal abad 19 dan berpusat di Perancis. Aliran ini mengacu pada kesenian
Yunani  dan  Romawi  Klasik,  dengan  cirri-ciri  obyek  lukisan  dibuat  berlebihan,  indah  dan  molek.
Tokohnya antara lain : Jean Antoine Watteau, Ringaud dan Marisot Boucher.
Gambar 1. Karya  Jean Antoine Watteau

2.Aliran Neo Klasik.

Merupakan kelanjutan dari aliran Klasik dengan tokohnya Jacques Louis David dan muridnya Jean
Auguste Dominique Ingres . David juga memimpin sekolah tinggi seni rupa yang pertama di Perancis
yang bernama Royal Academy.

Ciri-cirinya :
a.Lukisan  terikat  pada norma-norma intelektual akademis.
b.Bentuk selalu seimbang dan harmonis.
c.Batasan-batasan warna bersifat bersih dan statis.
d.Raut muka tenang dan berkesan agung.
e.Berisi cerita lingkungan istana.
f.Cenderung dilebih-lebihkan.

Gambar 2. Oath of The Horatii  karya Jacques Louis David


3.Aliran Romantis.

Penentangan terhadap aliran Neo-klasik yang dianggap cenderung statis.,tenang dan tak bergerak.

Ciri-ciri aliran Romantis sebagai berikut :
a.Lukisan  mengandung  cerita  yang dahsyat dan emosional.
b.Penuh gerak dan dinamis.
c.Warna bersifat kontras dan meriah.
d.Pengaturan komposisi dinamis.
e.Mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan.
f.Kedahsyatan melebihi kenyataan.

Tokoh-tokhnya antara lain :
a.Eugene Delacroix
b.Theodore Gericault
c.Jean Baptiste
d.Jean Francois Millet

Gambar 3 : The Raft of the Medusa karya Theodore Gericault


4.Aliran Realis

Aliran Realis merupakan penentangan terhadap aliran Romantis yang dianggap terlalu melebih-lebihkan
kenyataan.  Aliran  ini  dicetuskan  oleh  Gustave  Courbert  berdasarkan  konsep  bahwa  lukisan  pada
dasarnya adalah seni yang kongkrit,ada dan terjadi di masyarakat. Jadi obyeknya tidak hanya kejadian di
lingkungan  istana.  Kemudian  aliran  realisme  ini  sering  menampilkan  figur -figur  rakyat  biasa.  Tokoh
lainnya adalah Jean Francois, Millet dan Honore Daumier.

Gambar 4: Bonjour, Monsieur Courbet, 1854 lukisan karya Gustave Courbet.


5.Aliran Naturalis

Aliran  yang  mendewakan  keindahan  alam  (nature).  Karya  lukisannya  dibuat,  bersumber    dan  persis
dengan  alam.  Dalam  perkembangan  selanjutnya  corak  naturalis  lebih  memperindah  obyeknya(berlebihan).
Tokohnya  antara lain John Constable, William Hogart, Frans Hall.

Gambar 5 : Lukisan John Constable


6.Aliran Impresionis

Aliran Impresionis merupakan cor ak seni yang mengutamakan kesan selintas dari obyek  lukisan. Kesan
didapat  dari  bantuan  sinar  matahari  yang  merefleksi  ke  mata  mereka.  Mereka  melukis  dengan  cepat
menangkap efek sinar matahari yang  berputar ke barat. Karena itulah obyek lukisan jadi agak kabur dan
tidak mendetail.
Tokohnya  : Eduard  Manet, Claude Monet,Auguste Renoir, Edward Degas dan Mary Cassat.

Gambar 11 : Lukisan Eduard Manet  “The bar in Folies-Bergère”

7.Aliran Post- Impresionis

Aliran  ini  mengembangkan  problem  sinar  dengan  lebih  mendalam.  Paul  Signac  dan  George  Seurat
mengembangkan  cara  melukis  dengan  menggunakan  titik-titik  warna  yang  saling  berdekatan,dinamakan aliran Pointilis.

Gambar 7 :Lukisan Georges Seurat – A Sunday Afternoon on the Island of La Grande Jatte 1884-86

Paul  Cezanne    membuat  obyek  yang  disederhanakan.  Obyek  tiga  dimensi  dilukis  menjadi  bidang-bidang,  dan  bidang
tersebut dipenuhi dengan warna.

Gambar 8 : Lukisan Paul Cezanne, Card Players.

8.Aliran Ekspresionis

Para pelukis yang tidak puas dengan hanya menonjolkan bentuk obyek saja, mulai menggali dan obyek
yang  timbul dari dunia/pengalaman   batin, imajinasi  dan perasaan.  Obyek yang dilukiskan antara  lain
kengerian,  kesedihan,  kekerasan,  kemiskinan  dan  keinginan  lain  di  balik  tingkah  laku  manusia.
Pelopornya adalah Vincent Van Gogh, Paul Klee, Emile Nolde, W . Kandinsky, dan Edvard Munch.

Gambar 9:  Lukisan Vincent Van Gogh, Stary Night

9.Aliran Fauvis

Fauvisme atau aliran Fauvis  dalam bahasa Perancis ( Des Fauves) artinya binatang liar merupakan
nama yang diberikan kepada sekelompok pelukis muda yang muncul pada abad 20. Ciri khas  seni
lukisnya pada warna-warna yang liar/ kontras. Tokoh-tokohnya Antara lain Henr y Matisse, Andre
Derain, Maurice de Vlaminc.

Gambar 18:  Lukisan Henry Matisse, Harmony in Red

(Bersambung)

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: Melukis itu menyenangkan hati | berkarya senirupa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 2 other followers

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: