Melukis itu menyenangkan hati

Abstrak       ???????????????????????????????

Sebelum membahas bagaimana melukis,sebaiknya terlebih dulu mencari tahu apa arti lukisan.

Lukisan atau seni lukis merupakan cabang dari seni rupa yang berbentuk dua dimensi, karya yang  hanya mempunyai dua ukuran, yaitu panjang dan lebar, dan hanya bisa dinikmati dari satu sudut pandang. Anda bisa memilih alat dan bahan yang murah dan mudah di cari di toko  alat tulis, misalnya kertas gambar dan pastel minyak atau pensil warna untuk teknik kering, cat air untuk teknik basah.

Melukis berbeda dengan menggambar. Perbedaannya pada melukis tekanan lebih pada ekspresi individual pelukisnya, contohnya bentuk lukisan  tidak harus mirip dengan obyek yang di lukisnya,bahkan hasil lukisan tidak dikenali lagi obyeknya menjadi bentuk abstrak.

Pelukis bebas menerjemahkan obyek sesuai keinginannya. Pada kegiatan menggambar kemiripan dengan obyek memegang peranan penting, konsep tutur yang obyektif , jalan cerita,tema atau gagasan nampak jelas, sehingga penikmat tidak perlu  mencari-cari arti apa yang dilihatnya.

Untuk bisa menikmati lukisan dengan lebih baik, kita perlu mempelajari tentang perkembangan seni lukis, dari aliran-aliran yang diciptakan pelukis sampai dengan konsep dan teknik pembuatannya.

Setelah mengetahui arti melukis,mari kita mulai dengan tahap pertama melukis, yaitu mempersiapkan peralatannya, seperti pensil HB untuk menggambar sketsa, penghapus pensil,dan pewarna.

Langkah ke satu adalah mencari ide lukisan. Anda bisa belajar dengan melihat lukisan-lukisan para pelukis professional tentunya, tetapi ada ide yang tersedia di lingkungan kita yaitu alam benda disekitar kita, benda mati maupun benda hidup bisa dijadikan model. Mulailah dari benda yang tidak bergerak, seperti sebuah daun, ranting, pohon,tanaman atau benda apa saja,

Langkah kedua membuat sket atau sketsa benda/obyek  tersebut, buatlah lebih dari satu. Pilihlah sketsa yang paling bagus menurut anda untuk dipindahkan ke kertas gambar.

Perhatikan proporsi antara gambar dengan kertas gambar, jangan terlalu kecil, lebih baik yang besar, karena akan memudahkan dalam pewarnaannya nanti.

Anda bisa memodifikasi sketsa tersebut dengan cara menambah maupun mengurangi obyek lukisan demi artistiknya komposisi lukisan anda. Bahkan anda bisa abstrakkan sketsa anda menjadi  komposisi bentuk-bentuk dan warna yang sama sekali berbeda dari obyek lukisan  semula.

Terakhir adalah pewarnaan, apabila anda suka realis, warnailah sesuai warna obyek, anda bisa mewarna semau anda , misal seperti pelukis fauvis yang mewarnai obyek dengan warna-warna  cemerlang,atau ekspresif seperti goresan Vincent Van Gogh atau Affandi.Selesailah lukisan anda,menyenangkan bukan? Ulanglah berkali-kali dengan obyek yang sama atau ganti yang lain. Disini bisa dilihat hasil melukis siswa Akselerasi SMAN 2 Purwokerto, dengan durasi waktu 2x pertemuan masing-masing pertemuan 90 menit dengan langkah –langkah seperti diatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 3 other followers

%d bloggers like this: